-->

Ini Dia Manfaat Asuransi Syariah Yang Perlu Diketahui


Sejak tahun 1990, industri keuangan syariah mulai bangun di Indonesia. Hingga saat ini sudah hampir 30 tahun memberikan pelayanan pada masyarakat, namun masih banyak yang belum mengetahui apa manfaat asuransi syariah tersebut. Asuransi memang sangat penting untuk keluarga, baik asuransi pendidikan, kesehatan, pensiun, kecelakaan, dan lain-lain.

Asuransi syariah merupakan salah satu produk jangka panjang yang melayani transaksi syariah. Yang tentunya tetap menguntungkan untuk nasabah yang menggunakan layanannya. Secara umum sama, adanya proteksi risiko. Tapi jangan khawatir karena prinsip yang dijalankan sangat berbeda dengan asuransi konvensional. Lalu apa saja manfaat asuransi syariah sejauh ini? Berikut ulasannya.

1. Tidak Menyentuh Riba

Riba, gharar (ketidakjelasan dana), dan maisir (judi) merupakan beberapa larangan yang tidak diperbolehkan dalam transaksi keuangan syariah. Dengan mengikuti produk asuransi syariah tentu saja akan terhindar dari transaksi terlarang karena dana yang dikelola diproses sesuai persetujuan. Akad kerjanya tidak berbeda yaitu modal 100% dari peserta, kemudian akan dikelola oleh perusahaan asuransi dengan kontrak bagi hasil.

Banyak sekali pertanyaan bagaimana kalau terjadi klaim, dari mana dananya diambilkan? Jika klaim diajukan oleh nasabah, dana tersebut akan didapatkan dari rekening kebajikan (tabarru’) semua peserta. Berbeda bukan dengan klaim asuransi konvensional?

2. Setiap Saat Menjadi Penolong

Konsep donasi digunakan dalam asuransi syariah dalam prinsip tolong menolong, sehingga ketika nasabah membeli asuransi syariah akan sama dengan mendonasikan dana untuk nasabah lain yang terkena musibah. Keuntungan konsep ini adalah tidak akan ada dana yang hilang selama berinvestasi. Semua keuntungan akan dibagi dengan rata antara kedua belah pihak pada periode tertentu, sehingga semua merasa nyaman.

3. Meringankan Musibah

Setiap orang yang masih hidup di dunia ini pasti pernah yang namanya merasakan musibah. Namun dengan memiliki asuransi syariah, kesedihan mungkin akan sedikit berkurang karena adanya santunan. Anggota asuransi lain yang memberi bantuan dan pihak asuransi mengembangkan dana tersebut.

4. Modal Untuk Wakaf

Apakah pernah mendengar pernyataan bahwa setelah meninggal dunia akan putus amal kebaikan, kecuali tiga perkara? Tentu pernah kan? Nah dengan mengikuti asuransi ini pemegang polis akan mendapat manfaat asuransi syariah, yaitu amalnya akan tetap mengalir walaupun sudah meninggal.

Bagaimana caranya? Ya tentu saja dengan mewasiatkan pada ahli waris untuk mewakafkan sebagian uang santunan untuk wakaf uang. Contohnya apabila mendapat uang RP 1 milyar, maka 1/3 nya diwakafkan. Dengan begitu sudah termasuk bersedekah dan pahalanya akan mengalir.

5. Menyantuni Anak Yatim

Keluarga akan mendapatkan asuransi jiwa syariah, apabila pemegang polis telah meninggal dunia. Sehingga melalui dana tersebut, anggota keluarga yang ditinggalkan bisa kembali menata keuangannya. Terlebih lagi apabila yang meninggal adalah kepala keluarganya, maka pemegang polis akan sama saja menyantuni anak yatim.

Tentu saja berbeda dengan asuransi konvensional, dana yang digunakan untuk santunan merupakan hasil kelola dari perusahaan dengan prinsip syariah, sehingga dana tersebut bukan dana terlarang yang digunakan untuk jalan kebaikan.

6. Mendapat Jaminan Keyakinan

Seluruh industri keuangan syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) termasuk asuransi. Bahkan semua produk yang akan dikeluarkan sebelumnya harus dapat persetujuan dahulu dari DPS agar nasabah memilih asuransi dengan terjamin keyakinannya. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu meributkan lagi perihal halal dan haramnya produk syariah karena sudah dijamin oleh ahlinya.

Tidak melulu tentang halal dan haram, manfaat asuransi syariah lainnya juga banyak kan? Dengan paham betul produknya yang akan memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga untuk pesertanya. Jadi tak perlu ragu-ragu lagi, produk ini bisa menjadi pilihan yang menarik.