-->

Hal-Hal Penting Dalam Penerapan Prinsip Ekonomi Islam Di Indonesia


Seperti kita tahu ekonomi Islam merupakan sebuah sistem ekonomi yang berbasis dari Al Quran dan Hadist. Meski sudah berjalan cukup lama penerapan sistem ini bisa dibilang belum maksimal terutama di Indonesia. Untuk itu berikut beberapa hal penting dalam penerapan prinsip ekonomi islam di Indonesia. Diantaranya:

1. Disesuaikan Dengan Ketetapan Allah

Penerapan prinsip ekonomi Islam di Indonesia yang pertama yaitu harus disesuaikan dengan ketetapan Allah. Hal ini jelas karena sesuai namanya, sistem ekonomi Islam tentu harus berlandaskan syariah dan peraturan dalam Agama Islam. Dimana dalam peraturan tersebut sudah tercantum secara jelas mana hal yang diperbolehkan dan tidak.

Sebenarnya, ketetapan ini juga berlaku pada semua aspek yang ada. Namun dalam penetapan prinsip ekonomi Islam hal tersebut juga perlu ditekankan. Untuk itu sebelum pelaksanaannya, prinsip ekonomi Islam harus disesuaikan dengan semua hal yang boleh dilakukan atau tidak agar tidak menyimpang.

2. Mengedepankan Asas Manfaat

Selain menyesuaikan dengan ketetapan Allah, penerapan prinsip ekonomi Islam di indonesia harus mengedepankan asas manfaat. Hal ini jelas karena setiap sistem harus memiliki tujuan dan manfaat bagi orang yang berkecimpung di dalamnya. Itu tentunya juga berlaku pada sistem ekonomi Islam sejak awal dibuat hingga sekarang.

Dengan mengedepankan asas manfaat, tentu penerapan prinsip ini juga tidak boleh diselewengkan oleh pihak mana pun. Hal itu dikarenakan asas manfaat tersebut juga sudah disesuaikan dengan syariat Islam dan perintah dari Allah. Untuk itu, penerapannya tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan secara matang dan sesuai aturan.

3. Menjunjung Asas Kebebasan

Menjunjung asas kebebasan juga termasuk hal lain yang perlu diperhatikan sebelum menerapkan prinsip ekonomi Islam di Indonesia. Ini jelas karena setiap orang mempunyai hak atas semua yang dimilikinya termasuk kekayaan dan harta benda lainnya. Meski begitu, tentu ada batasan terlebih tentang mana hal yang diperbolehkan dan tidak sesuai syariat.

Ini dikarenakan saat ini kekayaan merupakan hal yang paling mudah menggoyahkan iman seseorang. Untuk itu prinsip ekonomi Islam hadir sebagai solusi dimana orang tetap bisa mendapatkan hak tanpa melenceng dari aturan. Selain itu asas kebebasan ini juga bisa menyelamatkan masyarakat dari sistem ekonomi komunis yang jelas merugikan dan dilarang.

4. Mengacu Pada Asas Keadilan

Asas lainnya yang juga harus ada dalam penerapan prinsip ekonomi Islam di Indonesia adalah asas keadilan. Asas ini berhubungan erat dengan asas kebebasan dimana setiap orang berhak atas semua yang ia miliki. Meski begitu tentu saja semua hal yang dimiliki harus sesuai dengan tuntunan agama dan syariah yang dibenarkan.

Dalam konteks ekonomi, asas keadilan berfungsi untuk memandu aspek dasar. Itu artinya mulai dari produksi, distribusi, konsumsi, hingga pertukaran tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Tidak hanya itu, asas ini juga bertujuan agar tidak ada satu orang pun yang berada dalam praktik eksploitasi.

5. Mengedepankan Asas Pertengahan

Selain yang sudah dijelaskan diatas, masih ada asas lain yang perlu diperhatikan dalam penerapan prinsip ekonomi Islam. Salah satunya adalah asas pertengahan dimana tujuannya adalah agar masyarakat tidak merasa kekurangan dan kelebihan. Selain itu berfungsi juga untuk membatasi sifat materialistik yang semakin tinggi saat ini.

Untuk menghindari hal itu prinsip ekonomi Islam membantu orang untuk menyisihkan sedikit hartanya untuk orang lain. Caranya adalah dengan zakat, hibah, maupun sedekah. Dengan proses pengawasan yang baik, tentu penerapan dan fungsi ekonomi Islam ini bisa berjalan sesuai dengan tujuan.

Dari penjelasan diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa penerapan prinsip ekonomi Islam di Indonesia harus memenuhi beberapa asas. Ini penting agar nantinya segala proses perekonomian tidak menyimpang dari peraturan baik pemerintah maupun agama. Tidak hanya itu semua elemen yang terlibat juga harus bertanggung jawab penuh agar tercipta ekonomi Islam yang baik di Indonesia.